Jumat, 19 November 2010

Cerita TKI

Masih panas berita itu, penyiksaan TKI menimbulkan perbincangan baru di berbagai media, aku sendiri sampai keringting mendengar derita ini : pembunuhan, di gantung, di gunting, dianiaya, di setrika, di hina sampai datang ke tanah air membawa seorang anak tanpa tahu siapa ayahnya.

Kau tahu-kan baru-baru ini kasus Sumiati Asal Nusa Tenggara Barat.?TKI di arab Saudi yang di gunting bibirnya kemudian di siksa habis-habisan oleh sang majikan…??

Kau tahu kan majikannya seperti apa galaknya..!!?

Tahu kan…?!!

Ahhh sudahlah, jangan terlalu di pusingkan. akupun tidak mengenalnya.

Yang aku heran, masih ada orang yang setega itu menggunting bibir manusia seperti binatang. TKI seperti tidak patut untuk di hargai, di hormati apalagi dibanggakan. TKI seolah bukan manusia melainkan budak peliharaan yang bernaung di ketiak majikan.

Berbeda sekali ketika bule-bule berambut pirang berkeliaran di Negara ini. mereka di hormati, di jadikan panutan seolah tanpa keberadaannya Negara ini tidak akan maju.

Ketika berpapasan kita membungkuk seperti hormatnya prajurit terhadap rajanya. Keberadaan mereka seperti aset Negara yang bisa menjamin munculnya solusi dari berbagai masalah negeri ini.

Lalu, Kapan akan terbukti seperti perkataan bung karno dalam pidatonya “Indonesia akan menjadi mercesuar Dunia”.

Kapan Negara ini tidak lagi di hina, di maki dan direndahkan…!!?

Kapan TKI itu dihormati layaknya bule-bule berambut pirang di hormati di negeri ini..!!

Apalah gunanya sebuatan “pahlawan devisa” kalau cerita seperti paragraph paling atas terus berulang.

Kau tahu solusinya kawan..

Bantulah pemerintah yang masih bingung memikirkan ini…

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com