Senin, 17 Agustus 2009

Ibu.!, Ibu.!,Ibu.!, setelah itu Bapak ...!

kenapa kedudukan ibu lebih utama dari pada bapak.???
dalam ayat ini disebutkan bahwa ibu mengalami tiga macam kepayahan,.
1. Hamil
2. Melahirkan dan
3. Menyusui.
Karena itu kebaikan kepada ibu tiga kali lebih besar dari pada kepada bapak.

Imam Adz-Dzhabai dalam kitabnya Al-Kabair berkata:
"Ibumu telah mengandungmu di dalam perutnya selama sembilan bulan seolah-olah sembilan tahun. Dia bersusah payah ketika melahirkanmu yang hampir saja menghilangkan nyawanya. Dan dia telah menyusuimu dari teteknya, dan ia hilangkan rasa kantuknya karena menjagamu. Dan dia cuci kotoranmu dengan tangan kanannya, dia utamakan dirimu atas dirinya serta atas makanannya. Dia jadikan pangkuannya sebagai ayunan bagimu. Dia telah memberikannmu semua kebaikan dan apabila kamu sakit atau mengeluh tampak darinya kesusahan yang luar biasa dan panjang sekali kesedihannya dan dia keluarkan harta untuk membayar dokter yang mengobatimu dan seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya, maka dia akan meminta supaya kamu hidup dengan suara yang paling keras.

Demikianlah dijelaskan oleh Imam Adz-Dzahabi tentang besarnya jasa seorang ibu terhadap anak dan menjelaskan bahwa jasa orang tua kepada anak tidak bisa dihitung.




Senin, 10 Agustus 2009

ORANG DEWASA GAK SETANGGUH BALITA.

Entah zaman sudah berubah atau memang orang sudah tidak ada keinginan, tapi kenyataannya memang begitu. ORANG DEWASA LEBIH CENGENG DARI PADA BALITA. orang balita bagaimana ia tergopoh-gopoh berlajar berbicara, berdiri dan kemudian berjalan. ketika mandapat kesusahan dan kegagalan paling parah hanya menangis tak lebih dari satu jam.(kesedihannya seketika)-lebih tepatnya. setelah itu ia berdiri kembali seolah semangatnya kembali berkobar. dengan muka polosnya tak ada kata penyesalan dan tak ada kata kapok, ia terus bangkit berdiri dan berjalan seperti awal mulanya. sesekali ia jatuh kembali, kakinya terpleset dan tergores kemudian ia menangis kembali. berulang ia lakukan sampai ia bisa adu lari cepat dan main bola. namun orang dewasa cengengnya minta ampun, sesekali ia terjatuh ia sulit untuk bangun kembali, untuk memulihkan semangatnya perlu mediasi, fasilitasi dan bantuan motivasi dari orang-orang terdekatnya. ia tidak sanggup berdiri sendiri layaknya balita berjuang berdiri. perjuangan tanpa bantuan orang lain.

Template by : kendhin x-template.blogspot.com