Rabu, 02 November 2011

Pemilu Rakyat Hutan

Dari tahun ke tahun. Aku belum pernah mendengar Singa lengser dari raja hutan. Kutipan tulisan dibawah ini kurang lebih demikian “MUSANG SANG RAJA HUTAN”. karena penghuni hutan banyak yang berontak dan pinter-pinter sehingga singa pun lengser.

Di dalam kisahnya, Seluruh penghuni hutan bergejolak..

“Di hutan ini harus diadakan perbaikan, kita adakan reformasi di negeri ini.” katanya

Apa kata masyarakat hutan,??!!

dari tahun ke tahun, jaman kejaman yang menjadi raja adalah singa. Kata hewan yang menjadi korban dari singa, seperti kijang, kambing, Mereka berkata.

“Jangan singa terus yang menjadi raja..!!”. “nanti Kita di makan terus sama dia,..!!” Sekarang kita adakan perubahan, Kita buat partai dan pemilu. Pilih suara terbanyak dengan demokrasi.”

Pendek cerita, hasil pemilu dengan suara terbanyak singa lengser menjadi raja, sekarang yang menjadi raja adalah MUSANG. Singa bingung,.

“macam mana ini..??!

“dari jaman ke jaman saya jadi raja kok lengser, kok sekarang musang..?!!

Dalam kebingungannya sang singa itu datang ke orang bijak,.

Bagaimana ini,,??

Kata orang bijak, kalau kamu ingin jadi raja lagi, mau tidak mau kamu harus bikin partai lagi, karena sistem sekarang begitu. System apa..?? Kamu dirikan partai juga. Kalau kamu sudah punya partai, deketin kaum du’afa di negeri ini, orang-orang lemah.

Si singa bertanya lagi ke orang bijak itu..?? Siapa orang-orang lemah di negeri ini..?

Jawab orang bijak,.Nyamuk.!!

Karena nyamuk adalah kelompok yang paling lemah tetapi suaranya banyak., boleh juga,.?? Katanya.

akhirnya dia mendirikan partai dan kampanye, akhirnya nyamuk di dekaatin dan dibujuk,.

Ok… aku akan dukung. Tapi kalau menang apa janjimu kepada kami,..??

kalau aku terpilih menjadi raja, kehidupan kamu dilindungi.

Oke.. aku akan dukung,. Akhirnya Nyamuk ikut partai singa.

Tapi kata singa, kalau menunggu pemilu yang akan datang, terlalu lama.

Lalu Bagaimana caranya,.?? Kata nyamuk.

buat keributan di negeri ini, serang semua binatang-binatang siang malam. Akhirnya semua binatang diserang, Binatang tidak aman; Gajah, burung, srigala,..akhirnya semua binatang berdemontrasi ke raja Musang,. “tuan raja musang kehidupan di dunia ini tidak aman lagi”

Kenapa..?? nyamuk nyerang siang malam. lalu Bagaimana caranya ..? Ya perintahkan kepada nyamuk supaya tidak nyerang kita.

Kata raja musang. Bisa apa saya…?? Saya tidak bisa melawan mereka.

Akhirnya masyarakat musang mencari informasi, didapat lah informasi itu, bahwa nyamuk taat-nya kepada singa. Maka masyarakat musang datang kepada singa.

Tuan singa, ini nyamuk menyerang siang malam, perintahkan kepada nyamuk untuk tidak menyerang,

Kata singa, Saya bukan raja…?? Bagaimana saya perintahkan,..?? kalau saya adalah raja, saya akan segera perintahakan nyamuk untuk berhenti menyerang.

Trus bagaimana caranya..?? pilih dulu saya menjadi raja, bagaiman caranya, tusuk partai saya…

supaya kalian tidak di ganggu,, percepat pemilu..!!


……………… pendek cerita, pemilu dipercepat…………….


Akhirnya singa terpilih lagi menjadi Raja. Tapi malangnya, setelah singa menjadi raja, nyamuk tetap menyerang. Masyarakat musang demonstrasi lagi ke raja singa.

Bagaimana ini, kan sudah janji. Kalau kamu terpilih, nyamuk tidak akan menyerang…??

Kata singa,. “diem-diem saja kamu. saya sudah menyiapkan DDT (obat pembasmi naymuk)”. Kalau nanti nyamuk menyerang, semprot saja, biar mati semua.

Namun akhirnya tercium juga informasi DDT itu kepada nyamuk. demonstrasi lah semua nyamuk ke pada singa. Bagai mana ini..? katanya kami tidak akan diganggu..?

Kata raja singa. “Kamu diam-diam, Obat yang saya kasih adalah DDT palsu”, kalau kamu nanti disemprot, kamu tidak akan mati. kamu pura-pura mati saja.


……………..THE END…..


Apa kesimpulannya kalau rakyat hutan pada tulisan di atas diterapkan di system Politik negeri ini..?!!

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com