Rabu, 07 Juli 2010

"PETAKA KAMAR MANDI" part 2

layaknya anak rantau. derita hidup anak kostan hanya berputar di lingkaran itu-itu saja. berebut kamar mandi, tempat jemuran, gantungan pakaian, berebut ember untuk meencuci pakaian, pinjam pulpen dan tidak di balikan lagi sampai orang yang di hutanginya lupa. meminta kertas binder dan kelaparan akibat kehabisan uang karena belum di transfer sehingga terpaksa harus berpuasa nabi daud.

itu semua adalah sesuatu hal yang biasa. kami semua sudah memaklumi dan mengikhlaskan.

pagi berikutnya, kami berkompetisi lagi memperebutkan kamar mandi. sebelumnnya si kemin membuat peraturan baru.. dia manggut-manggut berfikir membuat solusi. dia terdiam sejanak. kemudian dia menuliskan empat huruf ditangannya..TDMA (time division Multiplexer Access). awalnya aku culun, tapi setelah aku berfikir lama..akhirnya aku mengerti.

aku faham sekarang arah fikirannya. dia sedang membuat skema penjadwalan. dia menerapakan prinsif TDMA yang dipakai oleh teknologi GSM...henpon..telepon.

satu tempat bisa di pake secara bersama-sama tanpa berebutan dengan pengaturan waktu. selain itu dia mengkorelasikan dg prinsif antrian sistem queue pada mata kuliah sistem trafik.
luar biasa,...canggihhh...jenius....!!!!". baru kali ini si kemin terlihat jenius, padahal biasanya berkebalikan. tapi oke-lah "life is never flat" sesuatu bisa saja terjadi.
aku stersenyum.
"kau jangan memandangku bodoh mang",
"mahasiswa DO saja banyak yang berhasil ". tegasnya, aku hargai semangatnya.

aku gak habis fikir dibelakang orang-nya yang supel memiliki ilmu penerapan praktis yang luar biasa. itulah mungkin yang namanya bakat.

"sesuatu berawal dari yang sederhana kita terapkan disini mang..". cetus kemin semangat.

"kau tahu teori ciptaan pak habibi yang bisa memprediksi arah retak pesawat ketika sedang terbang".

"itu berasal dari penelitian hal yang sederhana.".cetusnya lagi.

aku manggut-manggut meng-iya-kan, walaupun aku tahu teori pak habibi bunyinya tidak segampang itu. penelitiannya tidak sederhana. setahu-ku teori krack progression (teori pak habibi) memerlukan penelitian sampai ke perhitungan atom. ,dengan pemilihan material yang kokoh tapi beratnya ringan dari pencampuran baja dan alumunium sehingga bisa menerbangkan pesawat dengan jarak jangkau yang jauh. dan penelitian itu harus detail dan sulit. tapi aku meng-iya-kan "supaya cepat dan takut membuat tersinggung."

setelah lama berdiskusi, kami bersepakat tidak melanjutkan membuat peraturan. kami bisa menarik kesimpilam. "peraturan tidak akan mempan terhadap orang bertabiat muslihat". dan karakter itu kami peruntukan untuk satu orang yaitu "obes".

dari awal bertemu, anak-anak kost biasa memanggilku "mang" atau "kang", sebuah panggilan akrab semacam panggilan “boy”, “ well” atau “Jhe” tapi diperuntukan untuk orang sunda.
aku gak mempermasalahkan. karena dengan itulah kami terhindar dari "gap" antara senior dan junior. "biar semakin akrab".. walaupun aku orang tertua di kostan setelah si OM.

sampailah azan subuh berkumandang... si obes sudah menunggu di samping kamar kost-nya.
Dari mimik mukanya sekilas aku sedikit menangkap muslihat jail di fikirannya.

"hari ini, aku harus mendapatkan kamar mandi pertama kali.."

"akan aku buat lama mandiku..!!"

"tepppatttt..!!!"

"lagu peterpan lagi booming, satu album aku keluarkan."

"rasakan kalian semua, inilah awal pembalasanku.."

dia masih merasa ingin membalas dendam terhadap kami terutama kepada si alen yang tidak bisa diajak damai. pagi itu, jam 5.20..anak-anak sudah mulai bangun..pintu kamar mengeluarkan bunyi pintu terbuka. dan tengik-nya tanpa memberi waktu jeda, si obes langsung menyerobot lari dengan kencang ke dalam kemar mandi itu.

"merdeka...!!! "aku sudah aman dari kalian..." bilangnya kepada kami.

"silahkan menunggu kamar mandi ini sampai tahun depan... baru aku keluar!!!"

"siap-siaplah ber-uban kalian menungguku".

kami menghelakan nafas dalam-dalam, karena kami faham dengan obes mandi pertama kali artinya kami harus datang kuliah dengan terlambat.

"kami hanya passrah.."semua termenung.
sebagian dari teman kami ada yang menyarankan untuk mandi di kost sebelah,"numpang mandi". dalam kondisi miskin air biasanya kost-an sebelah bersedia membantu.
Kami berdiam diri sejenak menenangkan situasi. namun, walaupun obes menyerobot mandi pertama kali dan membuat kami cemas. mang epul malah cengingikan tertawa..
ocehan si obes ditanggapi dengan santai..dia merasa tidak peduli dengan apa-apa yg si obes katakan.
dia seolah bisa membalikan kondisi, merubah suasana bahagia menjadi petaka.

"mampusss lo". desahnya pelan.

"dia pasti tidak tahan lama di kamar mandi itu"..cetus mang epul meyakinkan.

kami masih belum mengerti apa maksud dibalik pernyataan mang epul. "masih misteri...!!!"

fikiran kami masih bertanya-tanya. dan ternyata terbukti,,,.hanya kuat 3 menit obes berdiam dikamar mandi. dia langsung keluar, dia keluar dengan batuk-batuk dan bermuka kecewa.

"AAASssseeeemmmmmm...!!!"

"bauuuu jaaaangkriiikkkkkkkkk."..!!

"cucian siapa ituuu, jungkir balik aku menahan bau-nya..!!!".

"sekarattt aku didalam"

"rasanya aku ingin pingsan".

meng epul cengingikan. dia menyadari bajunya yang di rendam dengan deterjen belum dia gosok lebih dari tiga hari.. bau-nya sangat menyenyengat..

"gak bisa nafas aku".cetus obes dengan nafas tersengal-sengal.

semua khalayak meneriaki kompak.....


"DERITA...MU....!!!"


,,,,,SELESAI,,,,,

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com